Jama’ah Masjid Muthoharun Sukun Malang Memundurkan Waktu Sholat Shubuh
Ust Iwan ( Imam Masjid Muthohharun ) ketika di wawancarai menjelaskan : Alhamdulillah setelah kami mengikuti Kajian bersama Syaikh Mamduh Farhan Al Buhairi, yang di adakan majalah Qiblati bersama masjid Al Ghifari Griya Shanta Malang mengenai fajar shodiq pada tanggal 14 Agustus 2009. kami mengadakan rapat dengan anggota takmir dan hasilnya adalah takmir akan menjelaskan pada jama’ah bahwa ternyata kita selama ini sholat subuh sebelum masuk waktunya. Kemudian menawarkan pada jama’ah untuk mengundurkan waktu iqomah sesuai munculnya fajar. Tapi di luar dugaan ketika di tawarkan pada para jama’ah kita akan mengundurkan waktu sholat, Bapak Gandi sesepuh masjid Muthoharun mengatakan : “mengapa tidak adzannya saja yang di undurkan, kita ingin agar sholat kita sah dan di terima oleh Allah I ” hal ini juga di setujui seluruh jama’ah. Maka sejak saat itu kita adzan Shubuh mundur 20 menit dari jadwal sholat abadi yang ada. ( Abu Umar S.S.)
* 27 Agustus 2009
Alhamdulillah ala kulli hal jazakumullah atas informasinya
--------------------------
*Admin Qiblati.com
Setelah saya membaca artikel di qiblati saya cross chek semua tanda-tanda waktu sholat dengan jadwal sholat abadi. Untuk waktu selain subuh memang cocok saya sudah membuktikan dengan melihat secara langsung tanda-tandanya. Untuk waktu Shubuh memang kepagian, setelah saya buktikan sendiri memang tanda-tanda sholat shubuh di Semarang tempat tinggal saya baru muncul setelah 20 menit dari waktu sholat subuh biasanya. Waktu shubuh ternyata fajar kadzib karena setelah saya lihat fajar yang terang lalu gelap lagi. Jazakalloh Qiblati
waiyyakum, semoga Allah memberikan pahala yang besar atas usaha yang telah antum lakukan, dan jazakumullah atas informasinya. Sangat mudah dan praktis. Semua orang bisa seperti antum, jika mau.
--------------------------
*Admin Qiblati.com
Wa fiikum Barakallah, wa'alaikumsalam
--------------------------
*Admin Qiblati.com
berbahagialah antum termasuk orang yang mudah menerima kebenaran. Bersyukurlah kepada Allah karena sempat merasakan keterasingan karena ingin mengamalkan sunnah. Berharaplah pahala kepada Allah, sesungguhnya pahala menghidupkan sunnah sangat besar.
Sebenarnya resahnya masyarakat itu tergantung pada sikap pemimpinnya. Jika jama'ah diberi pengertian dan dibawa kepada sunnah maka masyarakat tenang, dengan ketenangan hakiki. Namun jika dihalang-halangi dari shalat tepat waktu maka mereka resah, karena ragu-ragu tentang shalat mereka. Sebenarnya kalau mereka menghargai shalat tentu berusaha untuk melaksanakan di waktu yang benar-benar yakin telah masuk waktu.
Kemudian obat yang mujarab adalah dengan ikut mengamati fajar secara langsung, pasti akan hilang keraguan. Subhanal Khaliq yang telah menjadikan tanda-tanda waktu shalat bisa dilihat oleh siapapun, dan tidak bisa dibatalkan oleh siapapun.
Masalah usul pertemuan insyaallah, kita upayakaan, namun solusi terbaik dan tercepat ada pada diri kita sendiri-sendiri. Ingat kita lahir sendiri-sendiri, bangkit sendiri-sendiri dan dihisab sendiri-sendiri. Sudahkan kita menjaga shalat kita karena Allah.
Shalatlah di waktu yang Allah inginkan. Mari kita takut kepada Allah melebihi ketakutan kita pada manusia, dan berharap kepada Allah lebih dari harapan kita pada manusia.
ولقد جئتمونا فرادى كما خلقناكم أول مرة
Jika warga memahami hakikat ini insyaallah kembali tenang tanpa menunggu adanya muktamar Nasional tentang fajar shadiq.
Semoga Allah meneguhkan kita diatas jalan-Nya yang lurus.
Kemuddian perlu saya tambahkan: sangat wajar, menghidupkan sunnah yang lama terpendam adalah susah. Maka yang diperlukan adalah kesabaran, keuletan, dan seni dalam menyampaikan. Ingatlah soal pembetulan arah qiblat! Dulu banyak yang menghujat, tapi lama kelamaan akhirnya menerima juga. Pokoknya apapun, yang baik maupun yang buruk selalu berawal dengan asing, sulit dan dicurigai. Tetapi pada kondisi seperti ini yang berbahagia adalah yang memelopori kebaikan dan yang celaka adalah yang menghalangi manusia dari kebenaran.
Renungkan sabda Nabi kita saw sebagai bekal keteguhan:
((إن من الناس مفاتيح للخير مغاليق للشر وإن من الناس مفاتيح للشر مغاليق للخير فطوبى لمن جعل الله مفاتيح الخير على يديه وويل لمن جعل الله مفاتيح الشر على يديه )) (صحيح ابن ماجه: 194)
Sesungguhnya diantara manusia itu ada yang menjadi kunci pembuka kebaikan, dan penutup keburukan, dan diantara manusia ada yang mernjadi kunci pembuka keburukan dan penutup kebaiiakan. Maka berbahagialah (surgalah) bagi orang yang dijadikan oleh Allah sebagai kunci pembuka kebaikan melalui tangannya, dan celaklah bagi orang yang dijadikan pembuka keburukan melalui tangannya."
نسأل الله الكريم رب العرش العظيم أن ينفنا واخواننا بهذه المحاضرة وأن يجعلنا مفاتيح للخير ومغاليق للشر، إنه ولي ذلك والقادر عليه، وصلى الله وسلم على نبينا محمد وآله وصحبه .
*AH
--------------------------
*Admin Qiblati.com
Ya alhamdulillah. Semoga Allah menjaga kita dan memberikan kita syafaat Rasulullad shalallahu alihi wa salam.
*AH
--------------------------
*Admin Qiblati.com
Alhamdulillah. La hawla wa la quwwata illa billah. Kita tidak menyangka kalau akhirnya sedahsyat ini, karena awalnya hanya ingin memberikan sentuhan awal tentang sunnah fajar ini. tapi alhamdulillah Allah memberikan yang lebih baik. memang berat menghidupkan sunnah yang dilupakan. Begitu sulitnya sampai yang menentang bukan orang awam atau pihak-pihak yang tidak suka sunnah, melainkan jutru banyak orang yang berintisab kepada sunnah. Kalau bukan karena ridha Allah dan keinginan untuk mendapat syafaat Rasulullah saw, dan pahala 50 pahala sahabat, tentu kita tidak ingin menggulirkan masalah ini. alhamdulillah antum menyemangati kami, dan telah mengawai mengetahui hal ini.
*AH
--------------------------
*Admin Qiblati.com
alhamdulillah, praktik yang baik dan usul juga baik,. semoga ini banyak yang baca dan mengamalkan. Aamiin.
*AH
--------------------------
*Admin Qiblati.com
(1) Saudaraku, kalau kita mengetahui fajar shadiq sebagai awal ibadah puasa dan shalat dan tidak mengetahui siapa penemu ilmu astronomi maka kita masuk surga insyaallah. Tapi kalau terbalik, maka itu ilmu yang tidak bermanfaat. Berdasarkan pernyataan Zubair Umar al-Jailani bahwa penemu pertama ilmu falak atau astronomi adalah Nabi Idris as, demikian pula yang disebut di mukaddimah beberapa kitab falak.
Sementara syaikh Thntawi Jauhari mengungkapkan baru sekitar abad ke-28 SM, embrio ilmu falak mulai nampak. Ia digunakan untuk menentukan waktu bagi saat-sat penyembahan berhala di Mesir. Sementara pada masa Islam, ilmu falak mengalami perkembangan pada masa daulah Abbasiyyah.
(2), saya tidak tahu apa kata al-Bairuni tentang fajar shadiq, kalau antum ada data silakan kami diberi.
(3), secara teori sangat mungkin, apalagi sayikhul Islam Ibn Taimiyah telah membahas masalah perbedaan hishshah al-Subh (lamanya umur waktu subuh) antara musim hujan dan musim kemarau yang berbeda.
(4), jika yang dimaksud adalah ufuk hakiki yang 0 derajat maka ya sama, yang berbeda adalah nilai perderajat karena perbedaan jauh dekatnya bumi dari matahari, rata-rata 1 derajat itu 4 menit, terkadang 3, menit terkadang bisa sampai 6 menit.
*AH
--------------------------
*Admin Qiblati.com
kitab shifat shaum nabi saw fi Ramadhan, karya beliau berdua syaikh Ali dan Syaikh Salim.
Terimaksih antum telah berbagi cerita dalam mengamalkan puasa dan shalat subuh berdasarkan fajar shadiq. Semoga antum di rantau dalam lindungan Allah, dan semoga Allah mengabulkan doa antum. bukan hanya suubuh, tetapi subuh yang paling fatal. Sebenarnya bukan melambatkan jadwal isya' tapi mempercepat, karena usia maghrib (mega mereah) paling 60 menit. Namun sayang hingga saat ini belum ada penelitian yang tuntas mengenai mega merah
*AH
--------------------------
*Admin Qiblati.com
Amiin atas do'anya semoga antum juga mendapatkan kebaikan-kebaikan dari do'a antum
--------------------------
*Admin Qiblati.com
Sunnah harus dijelaskan bukan diperdebatkan. Kewajiban shalat tepat waktu adalah kewajiban setiap orang. Orang kaget dengan koreksi itu wajar, tapi setelah itu akan biasa. Kewajiban masing-masing kita harus bertakwa kepada Allah dan menyayangi saudaranya. Jawaban kami atas pernyataan MUI jogja sudah kami muat. Masalah pertemuan nasional sudah kita agendakan, masalah orang menerima sunnah itu soal I'tikad baik dan hifdayah. Kita berusaha denganbenar dan hasilnya terpulang kepada Allah. Jika antum termasuk mencintai sunnah maka tugas antum adalah ta'wun 'alal birri wattakwa.
Terakhir: sudahkah anda dan keluarga shalat subuh tepat pada waktunya? Bukan diwaktu fajar kadzib?
Jazakallah khairan atas sarannya.
*AH
--------------------------
*Admin Qiblati.com
Yang pertama langkah untuk melihat Fajar harusnya tahu definisi Fajar yang bisa anda baca dalam artikel-artikel dan gambar Fajar di qiblati.com.
yang kedua sayang anda tidak menyebutkan secara menyeluruh hasil pengamatan anda di mana, tanggal berapa dan kalau ada foto akan sangat membantu, kalau anda melihat Fajar Shodiq jam 02.17 wib harusnya matahari terbit sekitar pukul 3 wib atau sekitar itu.
dan mohon kalau memiliki informasi yang lebih lengkap tentang pengamatan anda tersebut kami diberi datanya. dan dalam melakukan pengamatan ada beberapa yang kami sarankan :
1. Mempelajari definisi Fajar Shodiq.
2. cocokkan jam dengan telkom agar sama dengan jam pada umumnya.
3. Membawa alat untuk mengabadikan seperti kamera.
4. Melakukan pengamatan dalam keadaan terjaga.
Wallahu a'lam
--------------------------
*Admin Qiblati.com
wafikum barakallahu. Kami juga bersyukur bisa membaca tanggapan antum yang sangat mencintai sunnah. Insyaallah edisi du tahun 5 akan memuat tentang wasiat syaikh Utsaimin terkait dengan fajar. Oh ya sebenarnya yang sudah mengamalkan sunnah dalam adzan dan iqamah atau iqamah saja sudah banyak di Malang, namun al-Muthahharun memang lain, yaitu kompak dari awal tanpa ragu-ragu.
*AH
--------------------------
*Admin Qiblati.com
wa fiik barakallah, jazakumullah atas kunjungannya di qiblati.com
--------------------------
*Admin Qiblati.com
ya, akar persoalan adalah pengertian fajar shadiq itu beda dengan astronomical twilight. Awal cahaya yang dipancarkan di akhir malam disebut oleh mereka sebagai fajat shadiq, itu salah, itulah yang diwanti-wanti oleh Nabi saw. Itu fajar awal. Setelah itu ada fajar kedua yaitu awal sinar matahari yang memancar di ufuk timur yang diakhiri dengan munculnya bulatan matahari. Itulah fajar shadiq. Mereka mengambil tafsir fajar shadiq dari para astronomi bukan dari tafsir, hadits dan praktek ulama Islam. Sebelum orang islam menjadikan sudut 18 derajat sebagai patokan waktu shalat subuh para astronom sudah menyatakan itu adalah awal cahaya pagi. Jadi ya ironis sekali jika hadits dan atsar yang begitu banyak dan sudah diamalkan sebagai patokan shaum dan shalat tidak lagi dijadikan patokan, malah beralih kepada keterangan ahli falak yang tidak puasa dan shalat subuh. Kalau mengerti fajar shadiq pasti dia tidak akan mendapatkan di derajat 18 apalagi indonesia yang dengan sendirian menetapkan sudut 20 derajat.
Saudara-saudara kita yang melihat langsung fajar shadiq telah berbuat baik dengan kembali kepada tanda yang asli. Ukuran fajar shadiq bukan sekedar muncul dalam hitungan, atau sekedar ditangkap oleh alat kamera bahwa sudah ada cahaya yang dipancarkan setelah gelap gulit, tetapi cahaya yang terang dilihat oleh mata kepala di ufuk timur, membentang bagaikan benang putih atau benang mereh di gelapan akhir malam. Jadi kalau mundur 8 menit itu artinya meninggalkan ukuran 20 derajat yang itu hanya ciri khas Depag, menuju sudut 18 yang banyak diikuti oleh banyak negara sebagaimana yang dikatakan oleh ahli falak, tetapi yang benar adalah penanggalan ISNA yang memakai sudut 15 derajat. Siapa yang ragu-ragu jawabannya dan obatnya ada dalam al-Qur`an dan sunnah, serta fatwa para ulama yang duidukung oleh data empiris yang bisa dilihat oleh siapapun jika mau. Wallahu a'lam.
--------------------------
*Admin Qiblati.com
hadits yang anda maksud adalah:
حديث إبي مسعود الأنصاري رضي الله عنه: أن رسول الله صلى الله عليه وسلم غلس بالصبح ثم أسفر مرة ثم لم يعد إلى الإسفار حتى قبضه الله. رواه أبو داود والبيهقي بسند صحيح).
Maknanya boleh shalat subuh waktu ghalas dan boleh waktu isfar, tetapi afdhlanya waktu ghalas.
Syaikh bin baz berkata:
وما دامت الشمس لم تطلع هو وقت الفجر، إذا صلاها قبل طلوع الشمس هو في وقتها، لكن ليس له التأخير حتى يخاطر بها، ولكن يبادر بها ويصليها بغلس، وإذا كان قادراً صلاها مع المسلمين في المساجد، والمرأة تصليها في البيت، في أول الوقت، هذا هو الأفضل، فلو أخر حتى اتضح النهار وزال الغلس والظلمة فلا حرج، لكن ليس له أن يؤخر إلى طلوع الشمس إنما يؤخر إلى الإشراق كثيراً لا حرج، لكن الأفضل أن يصليها بغلس، هذا هو الأفضل، أن يصليها بغلس عند ــ الفجر وانتشاره وقيامه ــ الصبح.
Makna ghalas diterangkan oleh Syaikh Abdul Karim al-Khudhair dalam syarah Bulughul Maram:
الغلس هو اختلاط ظلمة آخر الليل بضوء الصبح فهو أول وقت الصلاة لكنه ينصرف منها والرجل يعرف جليسه.
"Ghalas adalah bercampurnya gelap akhir malam dengan cahaya pagi, dia adalah awal waktu shalat, akan tetapi usai dari shalat dalam keadaan seseorang sudah mengenali teman duduknya."
Beliau menjelaskan bahwa iqamah dilakukan di awal waktu subuh setelah yakin terbit fajar shadiq dan selesai shalat mereka bisa saling mengenali wajah temannya. (waktu itu masjid tanpa ada lampu sama sekali) (baca Muhimmat Syarah Kitab al-Shalah Min Bulugh al-Maram, lissyaikh Abdul Karim al-Khudhair yang disiapkan oleh Abu Hajir an-Najdi, lay out Abu al-Muhhanad al-Qashimi)
--------------------------
*Admin Qiblati.com
Insya Allah akan diulas di Majalah Qiblati "Dialog damai antara Depag dan Qiblati tentang fajar shadiq" di edisi 2 tahun ke-5 yang akan terbit pada bulan Nopember.
semoga Allah memberi kemudahan.
--------------------------
*Admin Qiblati.com
Alhamdulillah ala kulli hal, semoga berita ini memacu semangat kaum muslimin untuk lebih bersemangat lagi dalam menjalankan Sunnah Rasul-Nya yang Mulia
--------------------------
*Admin Qiblati.com
Artikel
Ceramah
Berita
alhamdulillah! inilah kebaikan, berubah ketika mengetahui yang hak itu hak…
Alhamdulillah, maju terus team qiblati
alhamduliilah. kami mendukung dakwahnya tim qiblati
Alhamdulillah...inilah slh 1 bukti bhw kbenaran it pst akan muncul&tdk…
assalamu alaikum,
akhi mohon petunjuknya kira2 pukul brapa fajar shdiq…
Perlu berhati-hati Penetapan AWal waktu Fajar Sadiq. Sebagaimana dicontohkan Rasulullah…
Syukran katsiran atas surat antum.
alhamdulillah sedari…
maaf, jangan bikin ruwet.
jangan memecah belah persatuan umat.
kalender…
pontianak berapa derajat ISNA ??
"Untuk observasi antum, ana yakin ada kesalahan teknis… (afwan jk…