Selamat Datang |  Login


Tanggapan Siapa yg SALAH kaprah ttg SUBUH?! (7-bag.1)



Abu Hamzah al Sanuwy

 

Ustadz Ad-Dariny berkata:

Bismillaah… wash sholaatu was salaamu alaa rosulillaah… wa ‘ala aalihi washohbihi wa man waalaah…

Karena terlalu panjangnya artikel tentang fajar ini, maka di sini kami buat ringkasannya, agar lebih mudah dipahami dan tidak salah dimengerti:

1. Sebaiknya permasalahan ini, hanya dibicarakan dalam forum tertutup, dengan lembaga resmi yang berkompeten dalam hal ini, sehingga tidak menimbulkan madhorot yang lebih besar. Dan inilah anjuran dari para kibarul ulamaTentang anggapan bahwa ini bersangkutan dengan fardhu ain sehingga tidak perlu menunggu tindak lanjut dari lembaga resmi, maka bisa juga disanggah dengan mengatakan: Argumen itu bisa diterima, jika orang yang sholat sesuai jadwal kalender itu sepakat dengan pihak yang mengatakan waktu sholatnya terlalu cepat, tapi kenyataan di lapangan tidak demikian, banyak dari masyarakat yang tetap yakin bahwa jadwal yang ada masih sesuai dengan kenyataan, alasannya karena yang menyusunnya adalah lembaga-lembaga tepercaya dan mumpuni dalam ilmu syar’i. Jika demikian, maka kita katakan sholat orang itu tetap sah, selama ia yakin bahwa sholatnya dilakukan tepat pada waktunya. Walyaqiin laa yazuulu illa bimitslih (keyakinan itu tidak boleh ditinggalkan kecuali dengan keyakinan yang selevel dengannya), Wallohu a’lam.

Tanggapan Abu Hamzah:  

  1. Usulan yang kurang proporsional, tidak realistis, menyalahi kebutuhan setiap mukallaf dan sunnatullah.
  2. Menunggu tindak lanjut lembaga resmi menyalahi hadits Nabi saw "shalatlah tepat pada waktunya".
  3. Argumentasi yang dipakai untuk menyanggah kita bisa berakibat fatal jika diberlakukan secara konsisten:

Hadits man roa minkum munkaran, itu memberi hukum fardhu ain untuk inkar munkar, jika kita mengingkari pembatal-pembatal islam dengan alasan fardhu ain, kita harus menjaga iman dan akidah kita, keluarga kita dan orang di sekitar kita, mereka berkata: "Argumen itu bisa diterima, jika orang yang menyembah kuburan misalnya atau yang mengimani hukum skularisme itu sepakat dengan pihak yang mengatakan bahwa hal itu membatalkan Islam, tapi kenyataan di lapangan tidak demikian, banyak dari masyarakat yang tetap yakin bahwa itu semua sudah sesuai dengan Islam, alasannya karena yang menyusunnya adalah lembaga-lembaga tepercaya dan mumpuni dalam ilmu syar’i."

  1. Ternyata yang dilakukan Qiblati bagus, rakyat merespon dan pemerintah merespon dengan baik, bahkan memberi apresiasi yang baik melalui surat dari Dirjen Bimasy atas nama mentri agama RI..

Ustadz Addariny berkata:

2. Fajar shodiq yang mu’tabar adalah dengan munculnya sinar seperti benang putih yang tipis memanjang datar di ufuk, dan itu terjadi saat awal munculnya sinar fajar shodiq, sebagaimana diterangkan dalam Surat Al-Baqoroh:187. Dan inilah pendapat yang dipilih oleh mayoritas ulama, bahkan ahli tafsir al-Jashshosh menukil ijma’ dalam masalah ini.

Tanggapan Abu Hamzah:

a. Rujuk  jawaban pada al-Jashshash 

b. Kurang memadai dalam menjelaskan fajar yang mu'tabar. Kita ingin agar addariny dapat menunjukkan kepada kita jam berapa fajar Anda muncul, bisa dilihat apa tidak? Jika tidak berarti menyalahi al-Qur`an, sunnah dan ijma' salaf. Jika muncul setelah jadwal adzan berarti taqwim salah.

Ustadz Addariny berkata:

3. Masuknya waktu shubuh, dimulai ketika tampak benang putihnya fajar, bukan ketika fajar sudah sempurna wujudnya.

Tanggapan Abu Hamzah: 

Para ulama ijma' bahwa yang masuknya waktu subuh adalah dengan tabayyunnya fajar kepada kita.

Dari sinilah kita menekankkan agar difahami makna tabayyun, dan sifat-sifat fajar shadiq agar mengetahui bahwa ia bukan awal fajar astronomi.

4. Tanda fajar shodiq seperti: Munculnya warna merah, atau sinarnya menyebar di ufuk, atau sinarnya menyebar di langit hingga menerangi rumah dan jalan, bukan merupakan syarat munculnya fajar shodiq, karena meski ada yang beranggapan hal itu ada dalilnya, tapi dalil itu menyelisihi dalil yang lebih kuat dari Qur’an dan Sunnah.

Tanggapan Abu Hamzah:  

Itu bukan syarat, tapi pengaruh dari fajar. Di sini penting memahami ucapan salaf dengan benar. Ulama salaf lebih mengerti tentang fajar yang dimaksud darinpada kita. Hadits-hadits nabi dan ucapan menafsirkan makna ayat al-Qur`an.

 



nasih
[2010-03-05 18:04:44]

Syukran katsiran atas surat antum.
alhamdulillah sedari awal kita sudah berlapang dada.
Kita tidak membalas hujatan dengan hujatan tetapi dengan hujjah.
Kami tidak membalas tuduhan dengan tuduhan tetapi dengan rasa kasihan dan iba.
Kami tidak membalas tahdziran dengan tahdziran tetapi kami sabar dan diam.
Kami selalu terbuka untuk dialog dan diskusi ilmiah. Kami siap bertemu jika mereka mau.
Kami tidak memaksakan kehendak, tidak memboikot orang yang menyelisihi kami.
Kami hanya menyampaikan yang hak meski terasa pahit.
Terimakasih saudaraku.
Semoga Anda pun lapang dada mnenerima saudaramu ini.

Jika ucapan kami tidak tepat sasaran menuuuuuuuuurutmu sudilah kiranya Anda menjelaskan kepada kami apa yang Anda maksud dengan lapang dada.
Jazakallahu khairan.
(AH. 13/2/2010)
alhamdulillah jika demikian, satu pertanyaan lagi, maukah al-ustadz al-fadhil dan qiblati menganggap khilaf ini (khilaf bukan dengan caci-maki tuduhan tahdziran, tetapi khilaf antara dua pendapat yang berbeda contohnya dengan makalahnya ust.ad-darini ,al-furqon walaupun telah antum bantah) sebagai khilaf mu'tabar???

baiklah, kalau kita menerima sebagai khilaf mu'tabar, lalu manakah yang rajih diantara keduanya menurut Anda?
bisakah Anda menyebutkan murajjihatnya?
kalau ada dua orang yang satu sudah melihat fajar kadzib dan fajar shadiq dan yang satu lagi belum pernah melihatnya sama sekali, bahkan sedari awal mengatakan sulit dilihat di zaman sekarang, maka siapakah yang lebih mengerti tentang waktu menurut Anda?
siapakah yang Anda benarkan?
ataukah keduanya sama saja karena khilaf mu'tabar?

mohon antum berlapang dada.
waffaqokallah.


--------------------------
*Admin Qiblati.com
nasih
[2010-02-23 23:49:01]

"Untuk observasi antum, ana yakin ada kesalahan teknis… (afwan jk terlalu lugas)" jazakumullahu khoir, kok tumben bukan ust.agus yang jawab kalimat diatas bisa ditakwil, sedangan kalimat yang ana bawakan dari beliau sharih bahwa beliau tidak memaksakan kepada pendapatnya, aina muqoddam ya akhi??? baiklah anggaplah beliau memaksakan -dan yang benar insya Allah beliau tidak memaksa-, apakah qiblati juga ikut-ikutan memaksa dan menta'nif siapa yang menyelisihinya dan tidak berlapang dada atas khilaf yang ada?

afwan akhi jawaban tersebut kami sampaikan selaku admin web bukan dari ustadz Agus karena beliau belum sempat menjawab karena kesibukan beliau, silakan rujuk kembali terhadap tanggapan antum yang sudah dijawab oleh beliau.


--------------------------
*Admin Qiblati.com
Abu Rasyid
[2010-02-23 12:37:25]

Muhammad : Assalamu’alaikum ustadz dari foto Pak AR yang disudut derajat -18 sudah tampak warna padi di sawah yang hijau apakah itu menandakan fajar shodiq telah terbit.. jazakumullah

Addariny: 12 Februari 2010 pukul 12:36 | #57 Kutip Waalaikum salam warohmatulloh… Jika itu karena cahaya dari alam, bukan dari foto, maka berarti fajar telah terbit…
ana pernah dengar keterangan bahwa awal mula fajar yang berupa benang putih diufuk, tidak mungkin diambil dengan kamera biasa… ia hanya bisa dilihat dengan mata… dan ana juga pernah lihat ketika orang observasi fajar shodiq, ketika dia foto, hasilnya hitam, tidak ada sinar yang tampak… makanya jika ada orang yang mengatakan bahwa dia bisa menjepret fajar shodiq dengan foto, maka kemungkinan besar, itu bukan permulaan fajar shodiq, tapi fajar shodiq yang telah atau hampir sempurna… wallohu a’lam…

Kamera tidak bisa menangkap yang oleh mata bisa ditangkap...aneh. Bukankah kamera, apalagi sekarang ini sudah canggih, khan tinggal mengatur diafragma dan kecepatannya saja. Satu sudut bahwa ustad Addariny memang belum banyak pengalaman dalam observasi di lapangan.

Semoga misi ikhwah di Qiblati mampu memberikan pencerahan yg mencerdaskan kepada Ummat.

http://addariny.wordpre ss.com/2009/09/23/siapa-y g-salah-kaprah-dlm-waktu- shubuh-7/#comment-1066

nasih
[2010-02-19 22:20:44]

sangat indah sekali perkataan al-imam al-mubajjal ahmad ibn hanbal : لا ُ أعنّف َمن قال شيئا له وجه وإن خالفناه aku tidak mencela dengan keras siapa yang mengatakan sesuatu yang ada padanya sisi -untuk bisa diterima- , meskipun kami menyelisihinya.(manhaj as-salaf as-shalih... hal-24 cet-2, oleh syaikh ali ), maka masing masing orang yang berselisih hendaknya tidak memaksakan pendapatnya, adapun ust. musyaffa "Silahkan anda berbeda pendapat… mungkin antum lebih alim dari ana… tapi jangan memaksakan pendapat antum ke ana… ana hanya memilih pendapat, sesuai dalil yang ana anggap kuat… http://addariny.wordpress .com/2009/09/23/siapa-yg- salah-kaprah-dlm-waktu-sh ubuh-7/#comment-1134" maka maukah qiblati berlapang dada dalam masalah ini???

Syukran katsiran atas surat antum.

alhamdulillah sedari awal kita sudah berlapang dada. Kita tidak membalas hujatan dengan hujatan tetapi dengan hujjah.

Kami tidak membalas tuduhan dengan tuduhan tetapi dengan rasa kasihan dan iba.

Kami tidak membalas tahdziran dengan tahdziran tetapi kami sabar dan diam.

Kami selalu terbuka untuk dialog dan diskusi ilmiah. Kami siap bertemu jika mereka mau.

Kami tidak memaksakan kehendak, tidak memboikot orang yang menyelisihi kami. Kami hanya menyampaikan yang hak meski terasa pahit.

Terimakasih saudaraku. Semoga Anda pun lapang dada mnenerima saudaramu ini. Jika ucapan kami tidak tepat sasaran menuuuuuuuuurutmu sudilah kiranya Anda menjelaskan kepada kami apa yang Anda maksud dengan lapang dada. Jazakallahu khairan. (AH. 13/2/2010)


--------------------------
*Admin Qiblati.com
ibn Salman(i) bin Sulaiman
[2010-02-15 10:09:43]

Bagusnya surat Dirjen Bimas Islam dimuat di Qiblati. Bukan untuk sombong atau berbangga diri, tapi informasi kepada para pembaca bahwa ada perhatian dari pemerintah, cq Depag tentang masalah ini.

fahmi
[2010-02-05 17:27:43]

assalammualaikum, mohon jadwal shalat untuk malang kodya, jazakaAllah

wa'alaikumsalam, antum bisa mencobanya di menu hisab sub menu jadwal sholat dan tentukan koordinat yang antum inginkan bisa dilihat dengan googlemap.


--------------------------
*Admin Qiblati.com

Komentar
 
Nama
Email
Komentar
 
Copyright © 2010 Qiblati · Kontak · Syarat & Kondisi
Halaman ditampilkan selama 0.0690detik · menggunakan resource memory sebesar 1.9MB