Selamat Datang |  Login


PARA AHLI FALAK BELUM FAHAM FAJAR SYAR'I



Admin

Drs. RM. Khotib Asmuni Assagaf Msi. (PP an-Nuriyyah Jember), DLajnah Falakiyah PB Nahdlatul Ulama, Ketua FKF Jatim,  Kordinator layanan Dan Konsultasi  bengkelfalak.org, dalam Diklat Ilmu Falak pertemuan ke 3  12 muharram 1431 /9 januari 2010 di Lab. Falak Fak. Syariah Universitas Islam Negri Maulana Malik Ibrahim Malang menulis makalah dengan judul; Penentuan Awal Waktu Shalat (Kelas A). Di halaman 5 beliau menulis: "Subuh dimulai sejak terbit fajar, yaitu ketka matahari masih di bawah ufuk sebesar  20°, = (fajar kadzib), sedangkan waktu datangnya fajar sidik adalah h= -18°, selanjutnya dihisab dengan menggunakan rumus berikut: H= - 20°,  seharusnya h=-18° …."

Saat saya tanya: "Pak, mengapa Bapak memilih sudut subuh -18°  bukan -20°  seperti Depag. Maka beliau menjelaskan yang intinya: " -20°  itu terlalu malam. Pernah saya menginap di Boska (observatorium) di Bandung, datang dari Jember khusus untuk melihat fajar shadiq itu seperti apa. Waktu itu kita berlima, diantaranya adalah pakar astronomi Indonesia, bukan hanya ahli falak biasa. Ternyata pada jam subuh kita tidak melihat cahaya apapun, maka muncul tanda tanya besar dalam diri kita: apa benar jadwal ini? kita saling memandang dan tersenyum."

Bapak Khotib mengatakan bahwa Fajar shadiq itu bias dan samar sehingga beliau belum tahu fajar shadiq dan fajar kadzib.

Saat saya tanya apa diantara mereka ada pak Dr. T. Jamaluddin (sebulan yang lalu dikukuhkan menjadi prof. astronomi). Beliau jawab: ya. Lanjut beliau: "Kita memilih -18°  pun mereka  yang sudut 20 tidak bisa menyalahkan sebab mereka sendiri bimbang." (ABU HAMZAH)

 



nana aminuddin
[2010-03-04 13:26:00]

maaf, jangan bikin ruwet.
jangan memecah belah persatuan umat.
kalender sak indonesia kok mau disalahin.
saya kira syariat tidak seruwet itu.
anda mengajak sholat jamaah ke mesjid dengan istiqomah aja, jangan malah sok nyalah-nyALAHIN YANG UDAH KE MESJID.
THANKS.

alhamdulillah, Allah memberi hidayah, akhlak dan ilmu pada kami.
alhamdulillah Depag menghargai, dan mengapresiasi koreksi kami.
alhamdulillah banyak kaum cerdik pandai dan kaum muslimin yang fitrahnya bagus berterimaksih kepada kami, karena mereka sekarang bisa mengetahui ilmu tentang subuh dan kalender serta bisa shalat subuh menyembah Allah di waktu yang Allah inginkan.
semoga Anda tidak kalah dengan mereka dalam mengambil manfaat.
terimakasih telah berkunjung dan sudi menorehkan karya tulis Anda, semoga tidak sia-sia.

*AH


--------------------------
*Admin Qiblati.com
Ibnu Abd. Rahman Dg. Manessa
[2010-02-20 20:03:48]

Penggunaan sudut -18 derajat dibawah ufuk timur untuk fajar shadiq di wilayah Kota Palu itu sudah tepat. Awal Fajar yang dipergunakan adalah saat terjadi perbedaan warna gelap antara langit dan deretan pegunungan di timur. Ketika itu deretan pegunungan menunjukkan lebih gelap daripada langit sehingga garis back sebagai batas antara deretan pegunungan dengan langit yang sangat jelas. Garis back ini semakin jelas menuju posisi matahari -16 derajat. Ini sudah sesuai dengan QS: 2/187. Jika kita menggunakan posisi sudut - 15 derjt, yang terlihat adalah safaq merah yang menurut saya bukan awal fajar tetapi telah masuk pada bagian fajar yang lebih terang menjelang surya terbit. Walaupun itu masih dalam definisi fajar. Karena sebagaimana kita ketahui bhw semua waktu shalat maktubah yang lima, terdiri atas waktu awal dan waktu akhir, sebagaimana dipraktekkan Rasululah saw., bersama Jibril as. sekian terimakasih. Maaf kalau ketika dialog tempo hari di Mesjid Raya Baiturrahim Lolu Palu belum sempat bersilaturrahmi labeh jauh, karena saya segera keluar mesjid ada keperluan mendesak.

selamat datang wahai ustadz Ibn Abdirrahman Dg. Manessa (Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Tengah). Semoga Antum diberi taufiq oleh Allah. Meskipun kami mencintai antum tetapi hal itu tidak menghalangi kami untuk memberi tanggapan atas tulisan antum ini. Semoga antum berkenan dan dengan sharing ini kita bisa lebih saling mencintai.

Pertama: fajar yang antum pakai bukan fajar shadiq/ fajar syar'I tetapi fajar astronomi/masih fajar pertama/fajar kadzib dan masih masuk wilayah malam. Fajar shadiq bukan sekedar hamburan cahaya yang mengakibatkan adanya perbedaan warna gelap.

Mohon kalau tidak keberatan antum baca 10 edisi majalah atau makalah yang ada di web ini, jika ada yang menyalahi syar'I antum bisa mengkrtitisinya, dan kami sangat berterimaksih.

Kedua: menurut antum warna kemerahan di awal fajar shadiq (sudut 15 derajat) bukan awal fajar, tetapi sesuai dengan ilmu yang kami pelajari menurut Rasulullah saw para sahabat dan para ulama ahlussunnah adalah fajar shadiq. Jadi pernyataan antum menyalahi mereka.

Ketiga: istilah syafaq ahmar untuk fajar shadiq adalah tidak tepat menurut syara'. Namun demikian seharusnya antum mengatakan bahwa di awal fajar shadiq ada warna kemerahan sebab mega yang menjadi ukuran dalam syariat adalah mega merah.

Keempat: warna merah yang menjelang matahari terbit berbeda dengan merah yang ada di awal fajar shadiq. Jadi ucapan antum menurut kami kurang tepat.

Kelima: kami sangat terima kasih atas ketawadhuaan antum sehingga ikut hadir dalam tabligh akbar yang kami gelar, dan mau mengunjungi situs kami. Semoga antum tidak bosan menerima kami di Palu. Kami juga berterimaksasih karena antum menyalahkan jadwal subuh Depaq yang 20 derajat yang terlalu malam itu dan memilih 18 derajat. Namun kami berharap antum bisa mendalami masalah ini dan mau mengikuti kriteria fajar  shadiq dalam sunnah.

Keenam: kami maklum jika antum tidak berkunjung kepada kami. Justru kehadiran antum dan sapaan antum sekarang ini lebih dari cukup. Kami mencintai antum. Semoga kita terus bisa tukar ilmu. Semoga Allah memberkati antum dalam keluarga antum (AH. 13/2/2010))


--------------------------
*Admin Qiblati.com
eko
[2010-02-18 14:13:43]

Assalamualaikum untk membantu da'wah tolong kirim datanya dengan lengkap konsep falaqnya ustas...

Wa'alaikumsalam untuk pelajaran ilmu falaq anda bisa mengikuti pelatihan-pelatihan falaq yang sedang marak diadakan oleh beberapa Universitas di Indonesia.


--------------------------
*Admin Qiblati.com
Abu Hudzaifah
[2010-02-01 22:47:41]

Assalamu alaikum warahmatullahi wabarkaatuh, Ana sangat berharap, agar sosialisasi tentang jadual sholat shubuh yang sebenarnya bisa cepat tersebar. Sehingga ummat Islam dapat mengambil manfaat yang besar. Jazakumullahu bikhair atas usaha antum menjelaskan kepada ummat tentang masalah ini.

wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuhu. semoga Allah memudahkan dakwah ini.


--------------------------
*Admin Qiblati.com

Komentar
 
Nama
Email
Komentar
 
Copyright © 2010 Qiblati · Kontak · Syarat & Kondisi
Halaman ditampilkan selama 0.0706detik · menggunakan resource memory sebesar 1.89MB