Selamat Datang |  Login


Tanggapan Siapa yg SALAH kaprah ttg SUBUH?! (6-c)



Abu Hamzah al-Sanuwi

Ustadz Addariny berkata:

 

4. Syeikh Taqiyuddin al-Hilali -rohimahulloh-:

 

وأوسط الأقوال الذي نفتي به ونعمل به أخذا من هذه الأحاديث كلها, أن الفجر الصادق الذي يحرم الطعام على الصائم ويحل الصلاة هو كما قال النبي صلى الله عليه وسلم الفجر الأحمر, أي الذي يشوب بياضه حمرة المعترض في الأفق, الذي يملأ البيوت والطرقات, ولا يختلف فيه أحد من الناس, يشترك في معرفته جميع الناس، وأما غير ذلك كالفجر الذي يعينه المؤقت المغربي فإنه باطل لا يحرم طعاما على الصائم ولا يحل صلاة الصبح, ونحن بعده أكثر من نصف ساعة حتى يتبين الفجر الصادق, فهذا الذي ندين الله به

 

Pendapat yang paling baik, yang kami fatwakan dan kami amalkan, berdasar pada semua hadits ini adalah, bahwa fajar shodiq yang mengharamkan makanan bagi yang puasa dan membolehkan sholat, itu fajar yang seperti disabdakan oleh Nabi -shollallohu alaihi wasallam-, yakni fajar yang berwarna merah, yaitu fajar yang putihnya tercampur dengan warna merah dan berbentuk mendatar di ufuk, fajar yang memenuhi perumahan dan jalanan, yang tidak mungkin diperselisihkan oleh siapapun, dan fajar yang semua orang bisa mengetahuinya.

Adapun fajar yang selain itu, seperti fajar yang ditentukan oleh jadwal waktu di kota maroko ini, maka sungguh itu fajar yang batil, tidak mengharamkan makanan bagi yang berpuasa, dan tidak membolehkan sholat shubuh. Sedangkan (menurut) kami, fajar shodiq itu terbit setelahnya lebih dari 30 menit, inilah pendapat yang kami yakini sebagai Agama Alloh. (Thulu’ul Fajris shodiq, hal: 115)

5. Syeikh Muhammad Rosyid Ridho -rohimahulloh-:

 

إن نص الآية منوط بدء الصيام بأن يتبين للناس بياض النهار فاصلا من سواد الليل, بحيث يراه كل من وجه نظره إلى جهة المشرق, وقيل بحيث يرونه في طرقهم وبيوتهم ومساجدهم

 

Sesungguhnya teks ayat ini menggantungkan awal puasa, dengan jelasnya sinar putihnya pagi yang menjadi pemisah bagi kelamnya malam, hingga dapat dilihat oleh semua orang yang mengarahkan pandangannya ke arah timur, dan ada yang mengatakan: hingga orang-orang bisa melihat (sinar fajar)-nya di jalanan, perumahan dan masjid mereka. (Tafsir Al-Manar, 2/180)

 

6. Syeikh Albani -rohimahulloh-:

 

فالفجر عند سطوع النور الأبيض وانتشاره في الأفق

واعلم أنه لا منافاة بين وصفه عليه الصلاة والسلام لضوء الفجر الصادق بالأحمر, ووصفه تعالى إياه بقولهالخيط الأبيض”, لأن المراد –والله أعلم- بياض مشوب بحمرة، أو تارة يكون أبيض، وتارة يكون أحمر, يختلف ذلك باختلاف الفصول والمطالع

 

Fajar adalah ketika sinar putih memancar dan menyebar di ufuk. (silsilah shohihah 7/1303)

“Ketahuilah, tidak ada pertentangan antara sifat “merah” yang diberikan oleh Nabi  -shollallohu alaihi wasallam- untuk fajar shodiq ini, dengan sifat “benang putih” yang diberikan oleh Alloh ta’ala kepadanya. Karena -wallohu a’lam- yang dimaksud adalah: Fajar putih yang tercampuri warna merah, atau kadang putih dan kadang merah, tergantung perbedaan musim dan matla’ (tempat munculnya fajar)”. (Lihat di silsilah shohihah, hadits no: 2031)

 

7. Ciri-ciri fajar shodiq yang disebutkan oleh Lembaga IPTEK  Madinah Malik Abdul Aziz:

 

تخالطه الحمرة أحيانا, خاصة إذا كانت السماء صافية

يملأ الأسواق والطرقات داخل البنيان

 

(Fajar shodiq itu) kadang dicampuri warna merah, khususnya ketika langit cerah.

Sinarnya (fajar shodiq) itu memenuhi pasar dan jalanan yang ada dalam komplek perumahan. (Proyek kajian untuk syafaq, hal 14, lihat juga hal 27)

 

Tanggapan Abu Hamzah:

Supaya tidak menzhalimi Lajnah dan tidak melakukan kesalahan kepada mereka sebagaimana yang pernah dilakukan oleh Syaikh Subaihi, maka berikut keterangan salah satu anggota Lajnah tersebut yang mewakili pihak Depag Saudi, saat mengkritisi buku Syaikh Ibrahim Subaihi:

"Penulis (Dr. Ibrahim Subaihi) mengutip beberapa kutipan tentang definisi fajar, diantaranya apa yang ia kutip dari al-Qurthubi, h. 56, Jumhur berkata: Batasan kemunculan fajar yang nyata yang mewajibkan imsak adalah fajar yang membentang di ufuk, ke kiri dan ke kanan, dengan hal ini telah datang berita-berita dan telah berlaku di negri-negri." Dan dari Ibn Jarir al-Thabari "yang paling utama dari 2 Pendapat dalam tafsir ayat ini adalah tafsir yang diriwayatkan dari Nabi saw bahwa beliau bersabda: Benang putih adalah putihnya siang, sedang benang hitam adalah gelapnya malam," dan kutipan-kutipan lain yang semakna dengan ini. Kutipan-kutipan ini hampir sepakat tentang definisi fajar, bahkan al-Muwaffaq ibn Qudamah mengisyaratkan adanya ijma' tentang masalah ini, yang ia berkata: "Ini adalah ijma' yang tidak diselisihi kecuali oleh A'masy seorang diri, ia menyendiri dan tidak ada seorang pun yang mengikuti ucapannya." Definisi untuk  fajar shadiq inilah yang dijadikan dasar oleh Lajnah masyru' al-Syafaq (Panitia Proyek Mega) dalam studi (penelitian)nya."

 

Ustadz Addariny berkata:

 

8. Majalah Qiblati menyebutkan:

 

“Dari dalil-dalil ini, menjadi jelas bagi kita kapan waktu fajar shadiq. Kita bisa mengenalinya dengan sinar terang yang menyebar di langit.” (Salah kaprah, bag 1)

“Sifat sinar Subuh yang terang itu, ia menyebar dan meluas di langit, sinarnya (terangnya) dan cahayanya memenuhi dunia hingga memperlihatkan jalan-jalan menjadi jelas.” (Salah kaprah, bag 1)

 

Inilah definisi dan ciri-ciri fajar shodiq yang disebutkan oleh para ulama yang mengatakan bahwa waktu fajar kita terlalu cepat. Definisi-definisi mereka, meski redaksinya berbeda-beda, tapi  memiliki titik persamaan, yaitu: Fajar shodiq tidak dianggap kecuali setelah sempurna wujudnya, dengan ciri-ciri yang mereka sebutkan, misalnya: Dengan munculnya warna merah, sinarnya memenuhi ufuk, atau bahkan sinarnya memenuhi perumahan dan jalanan.

 

Tanggapan Abu Hamzah: Qiblati ikut ijma' bahwa awal waktu subuh adalah terbitnya fajar, fajar kedua,  yaitu fajar shadiq, terangnya cahaya putih (atau kemerahan) yang nampak terang pada kita, memancar, menyebar, mengembang, dan membentang di ufuk. Baca makalah kami tentang fajar yang diinginkan Allah dan Rasul-Nya (Qiblati edisi 4 tahunV).

 

 



rian zulkarnain
[2009-12-30 01:53:14]

Assalamualaikum ana mau tanya,sbgai orang awam ana baru mengerti tentang SYUBHAT fajar,trus apakah waktu lainya dapat mempengaruhi juga,separti wkt dzuhur,ashar,magrib&i sy'a.tolong penjelasanya? syukron

selain subuh sangat mudah dikenali, silakan melihat tanda-tanda yang diajarkan oleh Allah.

*AH


--------------------------
*Admin Qiblati.com

Komentar
 
Nama
Email
Komentar
 
Copyright © 2010 Qiblati · Kontak · Syarat & Kondisi
Halaman ditampilkan selama 0.0700detik · menggunakan resource memory sebesar 1.9MB