Ustadz Ad-Dariny berkata:
2. Syeikh Musthofa Al-Adawi -hafidhohulloh-:
فبهذا يتضح جليا أن أول وقت الفجر هو ذلك البياض المستطير الذي يملأ الأفق مستعرضا ناحية الشرق
وهو الفجر الصادق الذي يظهر مستطيرا أبيضا في عرض السماء في اتجاه المشرق في موضع طلوع الشمس
“Dengan demikian, jelaslah bahwa awal waktu fajar itu mulai dari warna putih yang menyebar, memenuhi ufuk, dan mendatar di arah timur (Yawaqitul falah fi mawaqitis sholah, hal: 122)
(Di tempat lain, beliau mengatakan:) “Fajar shodiq adalah fajar putih yang menyebar di langit, di arah timur, tepat di tempat terbitnya matahari. (Yawaqitul falah fi mawaqitis sholah, hal: 127)
Tanggapan Abu Hamzah:
Kriteria fajar yang mengharamkan dan menghalalkan adalah seperti yang Allah tetapkan dan yang Rasulullah jelaskan. Oleh karena itu apa yang yang diucapkan oleh syaikh al-Adawi adalah benar. Perhatikan ucapannya berikut:
" تنبيه: فى بعض البلاد بل فى كثير منها يؤذن للفجر قبل تبين الفجر الصادق الثانى الذى يظهر مستطير أبيض فى عرض السماء فى اتجاه المشرق "
"Peringatan: di sebagian negara, bahkan di banyak negara adzan subuh dikumandangkan sebelum nampak terangnya fajar shadiq yang kedua itu yang nampak menyebar putih di sisi langit di sebelah timur."
Kemudian berkata:
" وقد راقبت ذلك فى قريتى بمصر فأذا بهذا الخيط الأبيض و هو الفجر الثانى يظهر بعد الآذان المسبق بالتقاويم بمدة تدور حول ربع ساعة و ذلك يترتب عيه أمور منها ان الصلاة قد تصلى فى غير و قتها و كذلك تحرم الطعام و الشراب على من أراد الصوم "
"Saya telah mengamati hal itu di desaku di Mesir, ternyata benang putih yaitu fajar kedua ini nampak setelah adzan yang berdasarkan taqwim itu sekitar seperempat jam. Hal itu memiliki dampak bahwa shalat bisa jadi dilakukan di luar waktunya, begitu pula haramnya makan dan minum atas orang yang mau puasa.
Ustadz Addariny berkata:
3. Dr. Sulaiman bin Ibrohim Ats-Tsunayyan:
الفجر عند العرب ضوء الصباح, وهو حمرة الشمس في سواد الليل
فطلوع الفجر الذي تجب به صلاة الفجر لا يحتاج إلى حسابات فلكية مهما تغيرت الظروف المحيطة بالناس, كوجود الأضواء الساطعة والعمائر الشاهقة, وغير ذلك من تغير الأحوال
Fajar menurut orang Arab adalah sinarnya pagi, yaitu merahnya sinar matahari di gelapnya malam (Auqotus sholawatil mafrudhoh, hal: 84)
Terbitnya fajar yang menjadikan wajibnya sholat shubuh itu tidak perlu menggunakan hisab falak, bagaimanapun perubahan lingkungan sekitar manusia itu terjadi, seperti adanya (polusi) cahaya yang terang, gedung yang menjulang, dan perubahan-perubahan lingkungan yang lainnya. (Auqotus sholawatil mafrudhoh, hal: 130)
Dalam tanggapannya terhadap pernyataan di atas, Prof. Dr. Ibrohim bin Muhammad As-Shubaihi mengatakan: “(Kalau fajar shodiq itu seperti yang digambarkan di sini), maka ada masalah besar di dalamnya, karena cahaya subuh yang seperti itu, (yakni tetap tampak meski banyak polusi cahaya dan gedung yang menjulang), adalah cahaya yang bisa mengalahkan semua cahaya yang terang, bahkan tidak bisa terhalang oleh gedung yang menjulang sekalipun. Dan sudah dimaklumi, cahaya yang sifatnya seperti ini, bukanlah cahaya yang diserupakan dengan “benang putih”, tapi ia adalah cahaya matahari saat akan terbit. Dengan demikian, pendapat ini selaras dengan pendapatnya Al-A’masy, yang dianggap syadz (ganjil) oleh para imam, kerena menyelisihi petunjuk Alqur’an dan Assunnah.” (Thulu’ul Fajris shodiq, hal: 121)
Tanggapan Abu Hamzah:
a. Syaikh Sulaiman adalah staf pengajar di Fak. Syariah wa Ushuliddin di Universitas al-Qashim. Saat belajar dia adalah mahasiswa yang brilian. Dia belajar Tehnik Kimia di Jerman setahun setengah apa yang tidak bisa dipelajari oleh orang Jerman selama 4 tahun. Dia kemudian belajar al-Funun dalam 8 tahun dengan 2 jenjang 4 tahunan. Selama masa itu tidak ada yang lebih mumpuni selain seorang Jepang dan seorang Kanada. Kemudian ikut dalam Akademi al-Funun, Akademi Theater, film dan seni panggung di Berlin. Dalam setiap lini studinya, semangatnya adalah "harus mengalahkan Yahudi" kemudian dipaksa oleh Direktur Utama Televisi KSA untuk bekerja di TV Saudi. Dia berkata: "Saya ditawari berbagai macam peluang dalam bisnis dan lainnya akan tetapi aku menolak, hingga orang-orang putus asa dariku, karena semua manusia mencari harta dan kedudukan, dan aku tidak melihat adanya seorang pun yang menginginkan kemajuan dan kepemimpinan bagi umatnya… Suatu hari aku berjalan lalu aku merenungkan kebimbanganku dan kebingunganku, setiap kali aku naik ke TV aku dimusuhi, lalu sampai kapan aku begini? Tiba-tiba aku mengingat Allah, karena aku telah mencoba seluruh manusia, ternyata mereka memusuhiku maka menurutku tidak ada yang menandingi luju` (kembali) kepada Allah, maka akupun pingsan karena kegirangan karena aku telah memutuskan satu perkara yang belum pernah aku memutuskannya semantap putusanku ini. Aku menangis dan berkeringat karena senang. Maka aku tahu bahwa ma'rifatullah tidak bisa diperoleh tanpa belajar ilmu syar'i. Lalu aku masuk kuliah syariah di Jami'atul Imam Riyadh selama 4 tahun tanpa absen 1 hari pun. Demi Allah seandainya ada orang yang memiliki dunia ini lalu mengatakan kepadaku, "Ambil ini dan absen lah sehari saja,” niscaya aku tidak akan melakukan. Kemudian aku melanjutkan ke magister dan doktoral fiqih Islam. Aku telah menguji dunia semua, ternyata semuanya fatamorgana kecuali ilmu syariat yang itu milik Allah."
b. hasil penelitian syaikh Sulaiman: Beliau melakukan penelitian tentang fajar shadiq selama 1 tahun penuh, ternyata fajar islami muncul setelah jadwal Ummul Qura antara 15 hingga 24 menit sesuai dengan perubahan musim. Hal ini beliau tulis dalam sebuah buku dengan judul Awqat al-Shalawat al-Mafrudhah.
c. yang dimaksud oleh syaikh dengan ucapannya tadi adalah untuk mengenal fajar shadiq yang mewajibkan seseorang untuk shalat subuh, bukan untuk mengenali awal fajar shadiq, sebab kalau utuk mengetahui awal fajar shadiq sebagai acuan dalam pembuatan kalender tentu di ufuk yang memadai dan ideal. Wallahu a'lam.
Artikel
Ceramah
Berita
alhamdulillah! inilah kebaikan, berubah ketika mengetahui yang hak itu hak…
Alhamdulillah, maju terus team qiblati
alhamduliilah. kami mendukung dakwahnya tim qiblati
Alhamdulillah...inilah slh 1 bukti bhw kbenaran it pst akan muncul&tdk…
assalamu alaikum,
akhi mohon petunjuknya kira2 pukul brapa fajar shdiq…
Perlu berhati-hati Penetapan AWal waktu Fajar Sadiq. Sebagaimana dicontohkan Rasulullah…
Syukran katsiran atas surat antum.
alhamdulillah sedari…
maaf, jangan bikin ruwet.
jangan memecah belah persatuan umat.
kalender…
pontianak berapa derajat ISNA ??
"Untuk observasi antum, ana yakin ada kesalahan teknis… (afwan jk…