Selamat Datang |  Login


ADZAN DI PP IMAM BUKHARI SOLO



Abu Hamzah al Sanuwi

 

Jum'at 2 september 2009 sesaat setelah mengantarkan anak ke pondok, ada fenomena yang cukup menarik. Dari ponpes imam Bukhari selokaton, jam 04.05 sudah terdengar adzan subuh di salah satu masjid yang cukup jauh. Pada saat yang sama di Malang juga adzan. Jadi adzan di Malang dan Solo berbarengan. Kemudian secara beriringan adzan di solo berlangsung terus hingga 20 menit. Satu masjid selesai, masjid yang lain melanjutkan. Begitu hingga ponpes Imam Bukhari mengumandangkan adzan pada pukul 04.23 dan selesai jam 04.26. kemudian terdengar iqomah pada pukul 4.28, lalu 29, lalu 30, lalu tetangga ponpes jam 4.34, dan kemudian ponpes iqamah pada pukul 4.26. lalu shalat subuh mulai jam 4.37 hingga selesai pukul 4.55. Imam yang bersuara merdu dengan alunan Musyari Rasyid itu membaca surat as-Sajdah dan al-Insan. Sungguh sholat subuh yang nikmat! (AH)

NB: Jadwal shalat subuh untuk Surakarta tanggal 12 September 2009 : 04:18:44 menurut Jadwal Ummul Quro. Dan 04:14:41 jika menggunakan derajat 20 (DEPAG). Perhitungan menggunakan shollu.



Abu Ammar
[2009-12-17 10:59:44]

Begitupun di Ma'had al-Furqon di Gresik, dua tahun lalu saya pernah ikut daurah syar'i disana. Adzan di Subuh disana juga lebih lambat dari masjid2 lain di kampung, kumandang iqomahnya juga lama setelah adzan...

begitu juga beberpa masjid2 di Gresik atau mgkin Kediri yang taklimnya diisi Ust. Aunur Rofiq (Mudir Al-Furqon) juga mengundurkan waktu adzannya (sekitar 7 menit dari jadwal, untuk menghindari fitnah di masyarakat awam) tapi tetap iqomahnya sektar +- 20 menitan setelah adzan..

ana lihat sebenarnya masalah fajar ini sejak dulu sudah diketahui, dan mungkin al-Furqon dan Qiblati sejalan satu tujuan, dan perlu diadakan lagi dialog dengan penuh keikhlasan untuk mencari kebenaran dalam penentuan waktu sholat shubuh di tanah air..

bukankah Ust Abu Hamzah dan Ust Abu Ibrahim saling berdekatan? satu di Malang, satu di Pasuruan, bisakah saling berziarah untuk berdialog(atau mgkin sudah..Wallohu A'lam)...

dan ana lihat Ust. Abu Aisyah Arif Fathul Ulum juga sudah mengisi kajian masalah fajar di Blitar...

yang ana lihat kurangnya Qiblati di makalahnya Ust. Abu Ibrohim adalah ini

"(demikian juga urusan-urusan lain yang dimaksudkan supaya umat ini bersatu dan tidak berselisih), maka dia (orang yang menganggap salah) harus mengkhususkan nasihatnya kepada pemimpinnya dengan cara yang baik, bukan membeberkan kesalahan yang ia sangka kepada masyarakat umum, atau memaparkan kesalahan ini di media cetak. Hal ini supaya tidak terjadi kekacauan, kerancuan, kebingungan yang pada akhirnya masyarakat tidak percaya dan selalu curiga kepada pemimpinnya."(Majalah Al-Furqon, Edisi 4, Tahun ke-9/Dzulqo'dah 1430/2009.)

mungkin sama juga utk mengkritik majalah al-Furqon pada masalah haji di edisi yg sama...

jazakallah khairan katsiran atas info dan nasehatnya. Untuk bertemu khusus masalah itu belum. Semoga Allah memudahkan.

*AH


--------------------------
*Admin Qiblati.com
ardian
[2009-11-04 08:26:01]

Ustadz, berarti selisih antara jadwal dari depag (-20°) dengan Ponpes Imam Bukhari hanya sekitar 10 menit ya? Ponpes Imam Bukhari menggunakan jadwal yang mana, sudah ada pengamatan fajar shodiq di pondok atau belum?

wallhua'lam. Kita hanya menceritakan satu kejadian yang ada di sana.

*AH


--------------------------
*Admin Qiblati.com
ade relly marna putra
[2009-11-03 05:47:18]

kangen sama semua teman di kantor majalah kiblati

ya kami juga kangen. Kapan ke Malang? Ya minimal saling berdoa, dan mengikuti majalah Qiblati.

*AH


--------------------------
*Admin Qiblati.com

Komentar
 
Nama
Email
Komentar
 
Copyright © 2010 Qiblati · Kontak · Syarat & Kondisi
Halaman ditampilkan selama 0.0658detik · menggunakan resource memory sebesar 1.89MB