Selamat Datang |  Login


Berita Fajar dari Madiun.



Admin

Selama mengadakan Safari Fajar Shodiq di Madiun hari Selasa 15 September 2009, tim Qiblati mendapatkan informasi-informasi bermanfaat seputar fajar shodiq.

 

Pondok Pesantren "Al-Hikmah".

Ustadz Asmuji Muhayyat Lc. –hafizhahullah- selaku Pembina Pondok yang terletak di Desa Sumber Mulyo Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan tersebut menuturkan bahwa ketika membaca makalah yang disampaikan majalah Qiblati tentang Fajar Shodiq, beliau langsung membuktikan sendiri dengan melihat langsung kapan awal fajar shodiq muncul. Beliau pergi ke tengah sawah untuk observasi selama seminggu. Setelah yakin kapan awal kemunculan fajar shodiq beliau kemudian mengajak para ustadz dan santri ma'had untuk melihat langsung fajar shodiq. Hasil yang mereka amati membenarkan apa yang ditulis Qiblati bahwa jadwal yang ada memang terlalu cepat dari semestinya. Sejak saat itu pondok mengundurkan jadwal adzan sekaligus iqomat sesuai dengan awal kemunculan fajar shodiq yang dilihat. Setelah Ustadz Asmuji menyampaikan ke masyarakat maka mereka pun percaya dan menerimanya dengan penuh kerelaan sehingga masjid-masjid yang ada di daerah tersebut telah mengundurkan jadwal adzan dan iqomat untuk sholat subuh. (ASH)

 



abu ahmad
[2009-10-21 13:54:50]
kapan ya, yang lain akan mengikuti cara beliau dalam menyikapi hal ini?
F4iZ
[2009-10-14 16:03:55]

bismillah,,,membaca berita dari Ponpes al-Hikmah, Magetan di atas, tidak ada kata lain yang pantas kita ucapkan selain tahmid,,,alhamdulillah. sahabat sekalian bisa kita gambarkan betapa setelah mendengar berita kemudian klarifikasi kemudian mengajak, dan hasilnya? Allah telah menentukan "penerimaan" pada Ust. Asmuji Lc, hafidzahullah. yang menarik pula diperhatikan adalah sikap masyarakat sekitar, ketika mendapatkan berita, dan mereka percaya. itu semua setelah taufiq dari Allah, ada kenikmatan lain, yaitu ketika Allah menjadikan ibadah ini diikat dengan tanda-tanda alam yang nyata, tidak membutuhkan sesuatu yang "njelimet" "ruwet" yang bikin "mumet". saya teringat komentar para pakar filsafat dan kalam ketika bertobat, semisal Fakhrurrozi, yang setelah bertahun-tahun malang melintang dalam dunia ilmu kalam, ee,,,hasilnya, dia hanya berharap agar dimatikan dalam keadaan memegangi dan meyakini satu keyakinan sebagaimana yang diyakini oleh wanita-wanita tua Naisabur. sebab dunia ilmu kalam "ruwet" udah gitu ketika seseorang menjadi "digdaya" dalam bidang ini" ternyata tidak pula segera menyampaikan kepada yang dimaksud, selain katanya dan katanya.
barangkali itu gambaran pas untuk masalah fajar ini, seseorang tidak harus mengerti ilmu falak dahulu, mengetahui letak posisi matahari di bawah ufuk, berapa derajat, suhu udara gimana? kecepatan angin berapa? gelap hakiki gimana? polusi cahaya? dan macam-macam hal yang membuat kita pengen lihat fajar aja, jadi keder. akhirnya kita mengatakan, wah iya ya, sulit juga" atau "ternyata tidak semudah yang dikira" dan lainnya. padahal syariat ini berlaku hingga kelak akhir dunia, jika masalah-masalah di atas menjadi perhatian utama sementara masalah intinya terlupakan, waduh.....
tetapi bukan maksudnya, semua indikasi dan perangkat pembantu tersebut kita abaikan begitu saja, tetap kita jadikan sebagai support, tetapi bukan sebagai masalah inti. seperti sains modern dan rukyatul hilal, termasuk di sini hisab dan ilmu hitung, rukyah tetap sebagai andalan, dan sains modern sebagai alat bantu yang memudahkan.
weleh,,,weleh,,,ngapunt en mbok menawi "kakean cangkem" (maaf gak bisa bahasa halusnya).
saudaraku semua, cukup komentar saya, dan mohon maaf jika membuat anda "muntah" pastinya ga ana sengaja lah.
semoga berkah Allah dilimpahkan kepada saya, antum, sampean, dan njenengan semua, juga saudara-saudaraku kaum muslimin di manapun berada. amin.
wassalam.

wa'alaikumsalam amiin


--------------------------
*Admin Qiblati.com
Abu Mujahid
[2009-10-03 22:48:44]

Kapan ya kru Majalah Qiblati berkunjung ke pondok ana???? he he he. Pondok Modern "DARUL-IHSAN'' Payaman Nganjuk Jawa Timur. Wassalamualaikum

insyaallah, kalau ada kesempatan atau kalau antum undang. Syukran atas harapannya. Kami pun berharap bisa bertemu antum.

*AH


--------------------------
*Admin Qiblati.com
Abu 'Aliy
[2009-10-03 22:02:19]

Subhannalloh sungguh keberhasilan dakwah, semoga dibanyakan org2 seperti ust.asmuji yg sungguh tawadu' shg umat bs terselamatkn

Amiin atas do'anya.


--------------------------
*Admin Qiblati.com
Ummu 'Abdillah
[2009-10-03 14:15:45]
Alhamdulillah 'ala kulli hal. Baarokallohu fiykum
Wa fiyki Barakallah
--------------------------
*Admin Qiblati.com

Komentar
 
Nama
Email
Komentar
 
Copyright © 2010 Qiblati · Kontak · Syarat & Kondisi
Halaman ditampilkan selama 0.0718detik · menggunakan resource memory sebesar 1.89MB